Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/RMOL

Politik

PKS: Wacana The New Normal Di Saat Rakyat Berjuang Itu Bikin Bingung!

SENIN, 18 MEI 2020 | 01:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ajakan berdamai dengan virus corona baru (Covid-19) dan membiasakan diri dengan kehidupan baru secara normal atau diistilahkan dengan 'the new normal' seakan menggambarkan ketidakpahaman kepala negara terhadap kondisi di masyarakat.

“Pemimpin yang baik tahu kondisi masyarakatnya. Indonesia punya kekhasan luas geografi dan beragam suku bangsa. Ada jeda antara diskursus di pusat hingga daerah, baik dari sisi waktu dan muatan,” ujar Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera kepada wartawan, Minggu (17/5).

Mengenai the new normal dan berdamai dengan wabah Covid-19 dinilai justru membuat bingung ratusan juta masyarakat Indonesia yang saat ini tengah berjibaku melawan virus mematikan dari Wuhan, China tersebut.


“Melontarkan wacana new normal membingungkan. Cermin ketidakjelasan langkah penanganan corona (oleh pemerintah). Sama bingungnya dengan ketidakjelasan larangan mudik dengan izin bepergian dengan pesawat terbang,” tambahnya.

Mardani meminta pemerintah untuk berhenti membuat masyarakat bingung dan menambah beban dalam situasi krisis seperti saat ini.

“Hentikan usaha merepotkan dan memberatkan pemda dan masyarakat,” tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya