Berita

Peneliti Senior LSI Denny JA, Ikrama Masloman (kanan)/Repro

Politik

Hasil Riset LSI Denny JA: Juni Mendatang, Masyarakat Indonesia Bisa Mulai Bekerja Di Luar Rumah

SABTU, 16 MEI 2020 | 17:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil riset mengenai perkembangan pandemik virus corona baru (Covid-19) di Tanah Air. Salah satu hasilnya, pada Juni 2020 mendatang, Indonesia sudah dapat memulai kembali aktivitas bekerja di luar rumah namun secara bertahap.

Demikian disampaikan Peneliti Senior LSI Denny JA, Ikrama Masloman saat jumpa pers hasil riset bertajuk 'Indonesia Bekerja Kembali: Lima Kisi-kisi' secara daring, Sabtu (16/5).

"Bulan Juni 2020, secara bertahap, dengan mematuhi lima kisi-kisi, Indonesia saatnya memulai kembali bekerja di luar rumah," ujar Ikrama Masloman.


Namun, LSI Denny JA memberikan lima kisi-kisi supaya Indonesia bisa memberlakukan kembali bekerja di luar rumah pada Juni 2020 mendatang nanti.

Pertama, kebijakan itu bisa dimulai dari daerah yang mengalami penurunan kasus harian positif Covid-19. Dalam catatan LSI Denny JA, ada 5 daerah dengan penurunan Covid-19 paling signifikan antara lain; DKI Jakarta, Kota Bogor, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bogor dan Bali.

"Artinya bahwa kelima wilayah ini, dari riset LSI Denny JA, telah memenuhi syarat untuk dibukakan kembali aktifitas warga dan ekonomi," tutur Ikrama Masloman.

Selanjutnya, warga yang rentan terpapar Covid-19 agar tetap bekerja dari rumah. Kelompok rentan ini memiliki usia diatas 45 tahun. Karena angka kematiannya mencapai diatas 80 persen dari total jumlah kematian akibat Covid-19.

Namun sebaliknya, untuk mereka yang usianya dibawah 45 tahun sudah dapat kembali bekerja seperti biasa, dengan catatan harus mengikuti protokol kesehatan yang ketat. Hal ini sebagaimana diimbau oleh pemerintah.

"Pemerintah Indonesia melalui Satuan Gugus Tugas Nasional telah mengumumkan bahwa mereka yang usia di bawah 45 tahun boleh kembali kerja. Imbauan dan kebijakan pemerintah tersebut punya legitimasi data dan keilmuwan," ucapnya.

Selain itu, harus ada pembatasan kepada mereka yang meskipun berusia dibawah 45 tahun, namun memiliki riwayat penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, jantung, ginjal hingga gangguan pernapasan. "Mereka direkomendasikan untuk tetap bekerja di rumah," tegasnya.

Kemudian, harus terbiasa memulai gaya hidup baru di era 'New Normal.' Yakni; bahwa meskipun masyarakat diizinkan dapat kembali beraktifitas namun tetap harus menjaga protokol kesehatan.

"Karena kita 'hidup bersama' virus corona di tengah-tengah kita hingga vaksinnya ditemukan," tuturnya.

Terakhir, semua pihak harus berperan serta, mengambil bagian untuk menjaga agar protokol kesehatan tetap terjaga meskipun masyarakat dapat kembali beraktifitas.

"Tak hanya pemerintah, baik pusat maupun daerah, namun pemimpin dunia usaha, tokoh masyarakat, tokoh agama harus terlibat aktif mengedukasi dan mengawasi warga agar terjaga kesehatan bersama," demikian Ikrama.

Sekadar informasi, riset LSI Denny JA kali ini dilakukan dengan metode kualitatif yaitu studi data sekunder periode. Tiga sumber data yang digunakan: Data Gugus Tugas, Data Worldometer, dan data World Health Organization (WHO).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya