Berita

Politisi PDIP, Ribka Tjiptaning/Net

Politik

Minta Jokowi Sensitif, Ribka Tjiptaning Bandingkan Iuran BPJS Dan Diskon Bensin Untuk Ojol

KAMIS, 14 MEI 2020 | 21:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Politisi PDIP, Ribka Tjiptaning menjadi salah satu sosok yang vokal menentang kebijakan Presiden Joko Widodo menaikkan iuran BPJS Kesehatan di tengah kesulitan ekonomi yang dihadapi masyarakat.

Baginya, kebijakan tersebut tak bisa dibenarkan mengingat saat ini banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan saat pandemik Covid-19.

"Ada yang di-PHK, tidak bisa bayar kontrakan rumah, anak mau masuk sekolah, pekerjaan ke depan bagaimana? Masa malah naikkan BPJS. Pemerintah sensitif deh," kata Ribka Tjiptaning, Kamis (14/5).


Anggota Komisi IX DPR RI ini mengaku heran dengan sikap pemerintah. Sebab mengenai iuran BPJS sebelumnya sudah dimentahkan Mahkamah Agung. Namun pemerintahan periode kedua Jokowi ini terkesan ngotot.

"Kenapa harus naik? Kalau perlu tidak dinaikkan, bahkan dibebaskan. Seperti pajak dibebaskan, bensin untuk ojol (ojek online) aja bisa 50 persen sampai 30 persen (diskon). Ini kenapa BPJS malah naik," kritiknya.

Bila pemerintah tetap ngotot memberlakukan kenaikan iuran per 1 Juli mendatang, ia khawatir akan ada gelombang protes dari masyarakat yang merasa terbebani dengan tingginya biaya kesehatan di Tanah Air.

"Lama-lama orang bisa tidak bayar BPJS. Keputusan pemerintah saya harap bisa diulang kembali dan dikaji kembali," demikian Ribka Tjiptaning.  

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya