Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto/Net

Politik

Menko Airlangga: Kartu Prakerja Prinsipnya Untuk Kuatkan Daya Beli Masyarakat

KAMIS, 14 MEI 2020 | 10:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah melalui Kemenko Perekonomian meluncurkan program Kartu Prakerja yang dijadikan sebagai salah satu solusi menekan gelombang PHK di tengah pandemik Covid-19.

Dalam program Kartu Prakerja tersebut pemerintah memberikan insentif bagi masyarakat yang lolos mengikuti pelatihan.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, adanya insentif dalam program Kartu Prakerja pada prinsipnya untuk menguatkan daya beli masyarakat.


"Oleh karena itu dari paket jaring pengaman sosial dari Rp. 65 triliun itu mengcover 103 juta masyarakat, kemudian yang Kartu Prakerja diminati 9,4 juta orang," ujar Menko Airlangga dalam acara TVRI Nasional, Rabu malam (13/5).

Dia mengatakan dengan demikian dari segi daya beli masyarakat yang ditopang oleh pemerintah. Kemudian akan dilihat dan dijaga ke mana spending keuangan mereka.

"Spending di mana itu tentu kita menunggu kurva lebih menurun, kalau sudah menurun kita melihat harus ada situasi apa yang disampaikan dengan Presiden kita harus berdamai dengan penyakit ini," tutur Menko Airlangga.

Hal itu dikarenakan, pemerintah belum dapat memprediksi kapan wabah Covid-19 ini akan berakhir.

"Karena penyakit ini akan lama dan penyelesaian seperti penyakit yang lain itu tidak hilang 100 persen, tapi ada vaksin kemudian ada bagaimana kita bertahan terhadap penyakit-penyakit ini dengan imunitas yang kita jaga," demikian Menko Airlangga.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya