Berita

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto/Net

Politik

Airlangga Hartarto: Kartu Prakerja Semula Untuk Pendidikan Diubah Menjadi Firstline Defense PHK

KAMIS, 14 MEI 2020 | 01:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Program kartu prakerja milik pemerintah semula dirancang untuk pendidikan reskilling, dan retraining agar masyarakat bisa masuk ke era digital.

Namun, impian itu kandas lantaran adanya musibah wabah Covid-19 yang melanda Indonesia di awal Maret silam.

Begitu yang dikatakan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam acara TVRI Nasional bertemakan Stimulus Pemulihan Paska Covid-19, Rabu (13/5).


"Karena adanya pandemik Covid-19, programnya diubah sehingga ini first line of defense PHK. Oleh karena itu, jenis pelatihannya diubah jadi yang tadinya untuk digitalisasi diturunkan menjadi bisa sesuai dengan mereka yang pekerja harian lepas, pengemudi ojol, sehingga dilakukan pelatihan yang sederhana," ujar Airlangga.

Dalam prosesnya, kata Airlangga, kartu prakerja bisa dijadikan jaring pengaman ekonomi untuk mereka yang terkena dampak Covid-19 dengan cara mandiri.

"Mandiri itu masing-masing mengisi sendiri, di situ kita punya waitlist data satu berdasarkan persyaratannya. Yakni dia tidak sedang berekolah, dites dengan data dakodik di diknas," jelasnya.

Selain itu, masyarakat penerima bantuan sosial dari pemerintah juga tidak bisa mengikuti program kartu prakerja. Mereka akan dicek oleh pemerintah melalui kode NIK dan juga DTKS.

"Dan juga di dalam proses itu ada face recognition, jadi ada selfie sehingga ada beberapa layer, yang membuat dia qualified mendapatkan kartu prakerja," terangnya.

"Dari kartu prakerja itu mereka memilih jenis pelatihan, ada gratis ada yang berbayar. Yang gratis ada di sisnaker ada pelatihan kelautan perhubungan dan sebagainya. Sedangkan yang berbayar Rp 100ribu, Rp 75 ribu sampai Rp 300-400 ribu," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya