Berita

ILustrasi BPJS Kesehatan/Net

Politik

Demokrat: Tidak Etis Naikkan Iuran BPJS Di Tengah Pandemik!

RABU, 13 MEI 2020 | 16:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan di tengah pandemik virus corona baru (Covid-19) dinilai sangat tidak etis.

Hal itu disampaikan oleh BPH DPP Partai Demokrat, Taufiqurrahman merespon dikeluarkannya Peraturan Presiden (Perpres) 64/2020 oleh Presiden Joko Widodo.

"Di saat pandemik seperti sekarang ini seharusnya presiden dan pemerintah fokus untuk melindungi rakyat dan menyediakan BLT (bantuan langsung tunai) kepada rakyat jelata akibat hilangnya jutaan pekerjaan," ucap Taufiqurrahman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (13/5).


Karena kata Taufiq, kenaikan iuran BPJS Kesehatan akan menjadi beban baru bagi rakyat.

"Yang terjadi justru sebaliknya, alih-alih membantu rakyat malah membebani rakyat. Meski dibilang kenaikannya tidak terlalu besar tapi dalam kondisi krisis seperti sekarang, hal itu menjadi beban baru bagi rakyat jelata," jelas Taufiq.

Padahal, kenaikan iuran BPJS Kesehatan telah ditolak oleh Mahkamah Agung (MA) beberapa bulan lalu.

"Sebelumnya Perpres tentang kenaikan iuran BPJS Kesehatan ini pernah dikalahkan oleh gugatan publik di MA, kok sekarang presiden ngotot mengeluarkan Perpres baru. Sangat tidak etis memanfaatkan momen PSBB dan Pandemik untuk menggolkan Perpres baru," tegas Taufiq.

"Demikian juga yang terjadi di parlemen, banyak RUU kontroversial dijadikan UU di saat publik tidak punya kesempatan untuk ikut menilai dan mengkritisi," sambungnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya