Berita

Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah/Repro

Politik

Perppu Corona Disahkan, Ketua Banggar: Pemerintah Komitmen Hormati Hak Budgetting DPR

SELASA, 12 MEI 2020 | 21:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seiring disahkannya Peraturan pemerintah pengganti Undang Undang (Perppu) 1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemik virus corona baru (Covid-19) oleh DPR RI pada Rapat Paripurna, Selasa (12/5). Secara otomatis Perppu tersebut menjadi UU.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah dalam sambutannya menyatakan, pemerintah melalui Menkeu Sri Mulyani telah berkomitmen untuk mengupayakan penanganan Covid-19.

Mulai dari menghormati hak budgetting DPR hingga mencegah moral hazard dalam implementasi UU tersebut nantinya.


"Menteri Keuangan selaku wakil pemerintah menyampaikan komitmen pemerintah untuk tetap menghormati hak budgeting DPR RI. Oleh karena itu pemerintah tetap akan mengajukan RUU tentang APBN tahun anggaran 2021 yang akan diawali dengan penyampaian kerangka ekonomi makro pokok-pokok kebijakan fiskal tahun 2021," kata Said Abdullah, di Ruang Rapat Paripurna, Selasa (12/5).

"Pemerintah juga menyampaikan komitmen yang tinggi Perppu 1/2020 dengan itikad baik, mencegah moral mazard dan tetap mentaati peraturan perundang-undangan," imbuhnya menegaskan.

Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta persetujuan semua anggota dewan lintas fraksi untuk mengesahkan Perppu 1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Covid-19 itu untuk disahkan.

"Apakah perlu saya ulang pandangan mini fraksi menjadi suatu keputusan bagi semua fraksi?," ucap Puan Maharani.

"Setujuuuu," jawab anggota dewan yang hadir secara fisik di Ruang Paripurna.

"Setuju yah? Setuju untuk menjadi UU," demikian Puan Maharani mengetuk palu sidang tanda disahkannya Perppu 1/2020 menjadi UU.

Sekadar, Perppu ini disetujui oleh delapan dari sembilan fraksi di DPR. Fraksi PDIP, Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, Demokrat, PAN, PPP, menyetujui dan menerima RUU tentang penetapan Perppu Nomor 1/2020.

Hanya fraksi PKS yang menolak RUU tentang penetapan Perppu tentang kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan untuk penanganan pandemi Covid-19 itu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya