Berita

Ilustrasi demo buruh yang terdampak PHK/Net

Kesehatan

Korban PHK Tembus 6 Juta Lebih, Begini Komentar Tim Pakar Gugas Covid-19

SELASA, 12 MEI 2020 | 13:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Data terbaru Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyebutkan angka korban pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan akibat virus corona baru atu Covid-19 mencapai kurang lebih 6 juta orang.

Data ini pun ditanggapi anggota Tim Pakar Bidang Ekonomi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, Beta Yulianita Gitaharie dalam jumpa pers di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (12/5).

"Jadi kalau kita lihat memang situasi ini kurang menguntungkan," ucap Beta Yulianita Gitaharie.


Dampak Covid-19, diakuinya memang sangat dirasakan pekerja sejak April lalu. Sebab pada saat itu, Kementerian Ketenagakerjaan sudah mencatat lebih dari 2 juta pekerja di-PHK.

"62 persen di antaranya itu ada di sektor formal dan sekitar 26 persen ada di sektor informal dan UMKM," sebutnya.

Namun bila merujuk data terbaru Kadin Indonesia, Beta berharap para pekerja yang masih produktif untuk tetap bertarung melawan virus corona, yakni dengan tetap beraktivitas dalam bidang yang diperbolehkan berjalan selama masa pandemik.

"Karena mereka yang kehilangan pekerjaan itu mempunyai dua pilihan, apakah akan tetap menganggur atau mereka harus bergeser ke sektor informal? Tapi apa pun pilihannya, mereka tetap harus memenuhi kebutuhan hidup," tutur Beta Yulianita Gitaharie.  

"Jadi saya rasa masyarakat masih tetap bisa melakukan aktivitas dengan tetap disiplin dalam memperhatikan protokol kesehatan," tandasnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya