Berita

Presiden PKS Sohibul Iman/Net

Politik

Di Bawah 45 Tahun Boleh Bekerja Lagi, Presiden PKS: Ini Ngeri-ngeri Sedap Pak Jokowi!

SELASA, 12 MEI 2020 | 08:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rencana pemerintah memberi kesempatan kepada kelompok muda usia di bawah 45 tahun untuk tetap bekerja di tengah pandemik virus corona menuai kritik tajam. Salah satunya dari Presiden PKS Sohibul Iman.

Menurutnya, rencana ini akan sangat berbahaya jika tetap dipaksakan di tengah pandemik corona.

“Ini ngeri-ngeri sedap Pak Jokowi!” tuturnya dalam akun Twitter pribadi, Selasa (12/5).


Sohibul Iman mengakui bahwa mereka yang berusia di bawah 45 tahun memang lebih kebal dari virus corona. Namun demikian, mereka tetap berpotensi tertular.

Parahnya lagi mereka yang tertular tanpa menunjukkan gejala atau orang tanpa gejala (OTG) bisa leluasa beraktivitas.

“OTG ini potensial jadi carrier yang tidak terdeteksi. Mereka bisa sebarkan virus ke mana-mana.Ngeri kali pak,” tutupnya.

Adapun tujuan pemerintah memberi kesempatan mereka yang berusia 45 tahun ke bawah bekerja lagi adalah menekan potensi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) warga yang terdampak corona.

Pemerintah menilai kelompok usia di bawah 45 tahun ini tak rentan terpapar corona. Secara fisik, kebanyakan mereka yang berusia di bawah 45 tahun sehat dan memiliki mobilitas tinggi.

Tidak hanya itu, angka kematian akibat corona dari kelompok ini hanya 15 persen.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Polri Evaluasi Penggunaan Senpi Buntut Kasus Iptu N di Makassar

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:58

Luhut Usul Pembentukan Satgas Khusus Imbas Konflik Israel-Iran

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:39

Selebgram Klaim Dijadikan Tersangka dan Ngadu ke Kapolri

Jumat, 06 Maret 2026 | 01:10

Perang Timur Tengah Siap-siap Bikin APBN Babak Belur

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:55

Warga Temukan Bayi Mungil Ditemani Sepucuk Surat di Gerobak Nasi Uduk

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:31

Iran Pertegas Kembali Fatwa Haramkan Senjata Nuklir

Jumat, 06 Maret 2026 | 00:08

Berikut Jadwal One Way hingga Contra Flow di Tol Trans Jawa saat Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:45

Luhut: Spirit Rakyat Iran Tidak Pernah Goyang

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:21

Rapimnas IKA-PMII, Bedah Dampak Gejolak Timteng Terhadap Ekonomi RI

Kamis, 05 Maret 2026 | 23:05

50 Lansia Dhuafa di Depok Terima Santunan Ramadan

Kamis, 05 Maret 2026 | 22:58

Selengkapnya