Berita

Din Syamsuddin/Net

Politik

Diterpa Isu Miring Dan Bullying Karena Tolak Perppu Corona, Din Syamsuddin: Sudah Kami Antisipasi

SELASA, 12 MEI 2020 | 05:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Koalisi Masyarakat Penegak Kedaulatan (KMPK) tidak akan gentar memperjuangkan kedaulatan rakyat dengan menolak Perppu 1/2020 tentang tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemik Covid-19.

Dewan Pengarah KMPK, Prof Din Syamsuddin mengaku pernah mendapatkan semacam tekanan seperti bullying lantaran memperjuangkan penolakan Perppu Corona.

Meski begitu, Din menegaskan, tidak akan mempengaruhi apalagi melemahkan gerakan konstitusional yang tengah ditempuhnya bersama sejumlah tokoh bangsa dan elemen masyarakat lainnya itu.


"Kami sudah mengantisipasi tuduhan demikian. Bahkan sudah muncul termasuk bullying terhadap saya sendiri. Tapi bagi kita, selagi kita meyakini kebenaran, tidak akan pengaruh," tegasnya saat jumpa pers secara daring, Senin malam (11/5).

"Justru karena kita semua sedang berjibaku untuk menanggulangi Covid-19," imbuhnya menegaskan.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini menilai, dengan adanya Perppu 1/2020 yang disebut-sebut memfokuskan perlindungan masyarakat dalam menghadapi pandemik Covid-19 itu justru bertolakbelakang dengan latarbelakang diterbitkannya Perppu tersebut.

"Fokusnya bukan isu kesehatan, tetapi isu keuangan, isu anggaran dan mengotak-atik. Justru yang akan mendapatkan manfaat dari Perppu bukan rakyat yang terkena Covid-19, baik yang terinfeksi maupun yang terdampak secara ekonomi. Tapi justru konglomerat, perusahaan-perusahaan, dunia usaha yang besar. Maka ini sungguh ini menyakiti hati rakyat," sesalnya.

"Karena itu sebaiknya kita tersinggung terungkit karena ditengah kita menanggulangi Covid-19 tapi pemerintah justru tidak peduli," demikian Din Syamsuddin.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya