Berita

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi/RMOL

Politik

Tunjangan Pegawai DKI Terancam Disunat, Wakil DPRD: Kasihan PNS Kita

SENIN, 11 MEI 2020 | 16:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sejumlah tunjangan pegawai negeri sipil (PNS) DKI Jakarta direncanakan akan dipangkas, yakni meliputi tunjangan kinerja daerah (TKD) atau tunjangan penghasilan pegawai (TPP) yang akan dipangkas 50 persen.

Bahkan beberapa tunjangan direncanakan akan dihapus imbas pandemik virus corona baru (Covid-19). Rencana kebijakan Pemprov DKI tersebut pun disayangkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi.

"Kita sangat concern mengatasi Covid-19. Tapi juga kesejahteraan PNS tetap harus diperhatikan. Kasihan PNS kita," ungkapnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (11/5).


Lebaran yang sejatinya sebagai hari bahagia, kata Suhaimi, jangan diciderai dengan pemangkasan separuh penghasilan para pekerja. Alih-alih ipangkas atau bahkan dihapus, politisi PKS ini menyarankan cukup dirapel di bulan berikutnya saat kondisi sudah normal.

"Jadi dalam artian itu utang pemerintah kepada pegawai. Dengan begitu, pegawai masih punya harapan," pungkas Suhaimi.

Asisten Kesejahteraan Rakyat DKI Jakarta, Catur Laswanto mengatakan, Pemprov DKI berencana memangkas sejumlah tunjangan pegawai negeri sipil (PNS) sebagai akibat pandemik Covid-19. TKD atau TPP seluruh PNS akan dipangkas 50 persen. Lalu tunjangan transportasi pejabat pun direncanakan akan dihapus.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya