Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani usai melakukan rapat gabungan bersama pemerintah membahas persoalan BPJS Kesehatan/RMOL

Politik

Puan Maharani Peringatkan Pemerintah, Relaksasi PSBB Jangan Sampai Menambah Kasus Covid-19

SENIN, 11 MEI 2020 | 13:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah berhati-hati dalam memberikan kelonggaran atau relaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jika tidak ingin penyebaran wabah Covid-19 meluas.

Menurutnya, pemerintah harus berpikir panjang sebelum memutuskan untuk memberikan kelonggaran PSBB.

“Sama seperti ketika pemerintah menerapkan prinsip keberhatian sebelum memutuskan sebuah daerah diizinkan menjalankan PSBB, maka prinsip yang sama perlu diterapkan sebelum memutuskan untuk melonggarkan PSBB di sebuah daerah,” ujar Puan lewat keterangan tertulisnya, Senin (11/5).


Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ini meminta pemerintah memperhatikan angka perkembangan pasien terjangkit Covid-19 yang hingg saat ini masih fluktuatif.

“Selain itu data lain menunjukkan kapasitas harian tes PCR masih belum mencapai target yang ditetapkan presiden, yaitu masih 5.000 spesimen per hari atau masih separuh dari target 10.000 spesimen per hari,” katanya.

Pihaknya meminta pemerintah menyertakan data dan analisa yang yang nantinya menjadi dasar penetapan kebijakan relakasi PSBB. Hal itu penting agar kasus infeksi baru tak kembali meningkat.

Mengenai alasan relaksasi PSBB demi menggairahkan perekonomian yang lesu akibat hantaman Covid-19, politisi PDIP ini menekankan kepada pemerintah untuk lebih fokus pda kesehatan masyarakat.

“Ini bukan tentang memilih antara roda ekonomi atau roda kesehatan, melainkan mencari keseimbangan bagaimana kedua roda itu tetap bergerak seiringan di tengah pandemik Covid-19,” bebernya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Sekjen MPR akan Evaluasi Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:17

UMKM Binaan Pertamina Catat Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 18:12

40 Ormas Tolak Berkas Kasus Ade Armando Cs Dilimpahkan ke Polda Metro

Senin, 11 Mei 2026 | 18:10

Bos PSI Jatim Bagus Panuntun "Puasa Bicara" Setelah 10 Jam Digarap KPK

Senin, 11 Mei 2026 | 18:09

MPR Minta Maaf soal Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Bikin Gaduh

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

PTC Bukukan Laba Rp152,9 Miliar di Tengah Fluktuasi Industri

Senin, 11 Mei 2026 | 17:43

Warga Sitaro Minta Proses Hukum Bupati Chyntia Kalangin Berjalan Adil

Senin, 11 Mei 2026 | 17:42

Bus Terguling di Tol Sergai, Empat Penumpang Tewas

Senin, 11 Mei 2026 | 17:33

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

Senin, 11 Mei 2026 | 17:17

Bank Mandiri Pertegas Komitmen Akselerasi UMKM Naik Kelas di Ajang Inabuyer 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 17:14

Selengkapnya