Berita

Kepala BP2MI, Benny Ramdhani/Net

Nusantara

Sejak 1 Januari, 125 Ribu Pekerja Migran Telah Pulang Ke Tanah Air

SABTU, 09 MEI 2020 | 14:20 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), mencatat sebanyak 124.646 ribu pekerja migran Indonesia (PMI) telah kembali ke tanah air sejak 1 Januari hingga 4 Mei 2020. 33.434 ribu lainya pulang secara mandiri dan 16.788 difasilitasi oleh BP2MI.

Kepala BP2MI, Benny Ramdhani menyampaikan, keseluruhan PMI yang masuk ke Indonesia tercatat dalam sistem komputerisasi tenaga kerja luar negeri yang terintegrasi dengan sistem keimigrasian.

Politisi Partai Hanura ini menegaskan, pihaknya bakal mengawal proses pemulangan PMI hingga ke kampung halaman masing-masing. Benny mengatakan, diperkirakan sejak bulan Mei hingga Juni 2020 nanti, pihaknya mewaspadai gelombang kepulangan PMI ke tanah air, yang diperkirakan jumlahnya mencapai 34,300 ribu.


“Mereka telah habis kontraknya,” ujar Benny.

Untuk itu, setiap kepulangan PMI akan terlebih dahulu dilakukan rapid test massal di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bandara. Jika hasilnya dinyatakan positif virus corona baru (Covid-19) langsung dibawa ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet.

Selanjutnya, jika PMI dipastikan negatif Covid-19 maka akan langsung diperiksa oleh petugas Imigrasi untuk selanjutnya diberikan kepada BP2MI untuk dipantau hingga ke kampung halaman PMI tersebut.

"Saya sudah bentuk media center update day, by day pergerakan angka kepulangan PMI ke Tanah Air. Kemudian kita punya crisis center 24 jam dalam hal pengaduan yang mereka sampaikan ke negara kita melalui BP2MI," tuturnya.

Benny menambahkan, BP2MI akan terus memantau dan berkoordinasi dengan pemerintahan desa yang ditinggali PMI tersebut. "Kita sarankan 14 hari isolasi mandiri kemudian kesehatan mereka kita pantau kita beri nomor hotline untuk melaporkan kondisi kesehatan mereka," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya