Berita

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah/RMOLJabar

Kesehatan

5 Buruh Terkonfirmasi Positif Covid-19, Angka Kasus Di Kabupaten Bekasi Kembali Naik

JUMAT, 08 MEI 2020 | 09:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setelah sempat dinyatakan melandai, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi kembali meningkat. Bahkan, dalam dua hari terakhir, jumlah kasus bertambah 19 hingga total menjadi 107 kasus.

Di sisi lain, kasus baru Covid-19 ini ditemukan di kalangan buruh. Berdasarkan informasi yang dihimpun Kantor Berita RMOLJabar, sedikitnya ada 5 orang buruh dari dua perusahaan yang dinyatakan positif Covid-19.

Jurubicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, membenarkan adanya buruh yang teridentifikasi positif Covid-19. Saat ini pihaknya tengah melacak kemungkinan penyebaran lainnya dari kasus ini.


“Saat ini masih kami dalami biar lebih tepat. Kami tengah melakukan tracking ke keluarga pasien, dan di lingkungan kerjanya,” ucap dia, usai melakukan skrining di salah satu pabrik pendingin udara di kawasan MM2100 Kecamatan Cibitung.

Di pabrik tersebut dikabarkan terdapat dua karyawan yang dinyatakan positif Covid-19. Kemudian terdapat pula tiga buruh lainnya yang juga dinyatakan positif di salah satu pabrik di kawasan Cikarang Selatan.

Dari hasil skrining di perusahaan pertama, Alamsyah mengatakan masih melakukan pendalaman.

“Kalau dilihat dari penjelasan pihak perusahaan, semua protokol kesehatan sudah dijalankan. Tapi kalau melihat kasus seperti ini harus pendalaman lebih lanjut, karena kan karyawan juga bagian dari anggota masyarakat,” ucapnya.

Alamsyah mengatakan, selain mendeteksi di lingkungan perusahaan tempat pasien bekerja, pihaknya pun melacak tempat tinggal pasien serta sejumlah kontak terakhir sebelum dinyatakan positif.

Menilik dari protokol kesehatan, demi mencegah penyebaran, perusahaan harus menghentikan operasional setidaknya dalam 14 hari. Di samping itu, para karyawan yang memiliki riwayat kontak langsung dengan pasien positif wajib diperiksa kemudian melakukan isolasi mandiri.

“Sementara aktivitas industri dihentikan selama 14 hari ke depan sesuai protokol kesehatan Covid-19. Ini dilakukan guna memutus pergerakan mata rantai virus corona di kawasan industri. Sementara itu tiga pegawai yang dinyatakan positif corona kini sedang dalam perawatan intensif tim medis,” tambahnya.

Untuk diketahui, setelah pada 1-4 Mei tidak terdapat kasus baru, jumlah kasus positif di Kabupaten Bekasi justru kian bertambah. Sebab antara 5-7 Mei sudah terjadi penambahan 19 kasus. Hingga total kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi menjadi 107 orang.

Jumlah tersebut terdiri atas 14 dirawat di rumah sakit, 34 menjalani isolasi mandiri, dan 10 orang meninggal. Namun demikian, tren kesembuhan pun meningkat dua orang menjadi 46 orang.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya