Berita

Achmad Yurianto/Net

Kesehatan

Pembawa Virus Corona Yang Tidak Pakai Masker Berpeluang 75 Persen Menularkan Ke Orang Lain

KAMIS, 07 MEI 2020 | 17:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bahaya penularan virus corona baru atau Covid-19 dari orang-orang yang tertular tapi tidak menggunakan masker sangat tinggi potensinya.  

"Orang di sekitarnya memiliki peluang tertular bisa sampai 75 persen," ujar Achmad Yurianto dalam jumpa pers di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (7/5).

Proses penularannya, dijelaskan Achmad Yurianto, adalah melalui percikkan ludah atau droplet yang mengenai suatu benda disekitar pembawa virus yang tidak menggunakan masker.


"Namun manakala dia menggunakan masker, maka bisa ditekan sampai dengan 5 persen (potensi penularannya)," katanya.

Adapun untuk mencegah potensi penularan dari droplet secara langsung, masyarakat bisa menerapkan social distancing, atau menjaga jarak aman sekitar 1 sampai 2 meter.

"Ini bisa kita gunakan untuk melindungi diri. Tetapi sekali lagi, bahwa bukan ini satu-satunya untuk melindungi. Manakala kemudian physical distancing tidak diikuti dengan mencuci tangan, tidak diikuti dengan menggunakan masker maka potensi tertular masih akan terjadi," terangnya.
 
Oleh karena itu, kata dia, gunakan masker saat keluar rumah. Termasuk juga, mengurangi kegiatan yang tidak diperlukan di luar rumah.

"Batasi waktunya jika memang terpaksa harus keluar rumah. Hindari kerumunan orang yang cukup banyak, hindari berdesak-desakan di kendaraan umum yang penuh sesak," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya