Berita

Kepala Dinas Kesehatan Tasikmalaya. Uus Supangat/RMOLJabar

Kesehatan

Ada 3.219 Ibu Hamil Selama Pandemik Covid-19, Dinkes Tasik: Angka Di Lapangan Bisa Jadi Lebih Besar

KAMIS, 07 MEI 2020 | 15:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat sebanyak 3.219 ibu positif hamil sepanjang pandemik Covid-19 melanda Indonesia. Data tersebut diperoleh dari posyandu dan puskesmas yang ada di Kota Tasikmalaya, sejak Januari hingga Maret 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan, angka kehamilan di tiga bulan pertama 2020 ini dinilai stabil. Tercatat, pada Januari 2020 ada 1.111 ibu hamil, Februari ada 1.106 ibu hamil, dan Maret ada 1.002 ibu hamil. Jika ditotal ada 3.219 ibu hamil selama tiga bulan.

“Saya rasa ini masih signifikan, di triwulan pertama tahun 2020 ini sudah ada 3.219 ibu hamil di Kota Tasikmalaya. Kalau bulan selanjutnya, kami masih mengkaji datanya,” kata Uus Supangat, Kamis (7/5).


Namun demikian, menurut Uus, data ibu hamil di Kota Tasikmalaya diduga bisa lebih banyak. Pasalnya, di tengah pandemik Covid-19 ini banyak orang yang takut pergi ke puskesmas untuk memeriksa kandungannya.

Namun, untuk data dari Posyandu masih ada yang masuk. Karena Posyandu memiliki kader di setiap kelurahan.

“Saya rasa data yang ada di Dinas Kesehatan itu tidak sesuai yang ada di lapangan. Karena sejak awal pandemik, banyak orang yang tidak berani ke puskesmas karena takut Corona,” ucap Uus, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

“Data ini masih dalam batas normal. Jika dibandingkan dengan triwulan tahun lalu justru menurun, tahun lalu bisa 3.226 ibu yang hamil, sekarang hanya 3.219. Tapi, itu belum masuk semua datanya kan terkendala oleh Covid-19,” pungkas Uus.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya