Berita

Staf Khusus Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19, Niken Salindri/Repro

Kesehatan

Pastikan Ketahanan Pangan Selama Covid-19, Masyarakat Diminta Ganti Nasi Dengan Jagung Atau Sagu

KAMIS, 07 MEI 2020 | 13:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketahanan pangan dalam negeri selama pandemik virus corona baru atau Covid-19 tengah dipersiapkan pemerintah. Salah satu caranya ialah dengan mengimbau masyarakat untuk tidak melulu mengonsumsi beras.

"Untuk menjaga ketahanan pangan nasional, kita perlu juga memvariasikan makanan. Misalnya jangan cuma makan nasi terus, bisa juga diganti jagung," ujar Staf Khusus Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19, Niken Salindri dalam dialog virtual, Kamis (7/5).

Ia pun mencontohkan beberapa daerah yang sudah terbiasa dengan makanan alternatif selain nasi.


"Mungkin teman-teman kita yang di Nusa Tenggara Timur atau pun di bagian timur sana biasa makan jagung. Kemudian yang di Papua juga biasa makan sagu. Jadi usahakan tetap bervariasi makanannya," katanya.

Variasi makanan yang bisa dilakukan masyarakat bukan hanya dari segi karbohidratnya saja, tapi juga protein atau lauk pauk.

Ia menyarankan, berbelanja lauk pauk tidak harus berupa ikan segar yang bisa diperoleh di pasar, tapi protein juga bisa diganti dengan telur ayam yang bisa diperoleh di warung dekat rumah.

"Atau kalau misalnya enggak ada telur bisa juga tambahkan tempe tahu, enggak masalah. Jadi variasi asupan pangan yang kita makan per individu itu juga turut mempengaruhi ketahanan pangan kita secara nasional. Penting banget untuk bervariasi," demikian Niken Salindri.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya