Berita

Pengurus DPP Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Triyani Kresnawan/Net

Kesehatan

Ternyata, Makanan Bergizi Tinggi Bisa Cepat Pulihkan Pasien Corona

KAMIS, 07 MEI 2020 | 12:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Salah satu upaya penyembuhan virus corona baru atau Covid-19 adalah dengan meningkatkan imunitas pasien terjangkit. Sebab, hingga kini virus asal Wuhan, China itu belum juga ditemukan obat atau vaksinnya.

Dari banyak cara untuk mengembalikan imunitas pasien Covid-19 salah satunya adalah dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi tinggi.

"Salah satunya zat gizi makro. Itu adalah protein untuk pasien-pasien yang terinfeksi, itu memang lebih tinggi daripada kebutuhan orang normal," terang pengurus DPP Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Triyani Kresnawan, dalam dialog virtual di Gedung BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (7/5).


Kata Triyani Kresnawan, jika makanan yang dikonsumsi pasien corona berprotein, maka dapat berguna untuk meningkatkan atau mengoptimalkan imunitas dari tubuh.

Triyani Kresnawan mengurai bahwa protein bisa mengganti jaringan-jaringan tubuh yang rusak oleh virus, dan juga menguatkan otot-otot supaya tidak terjadi malnutrisi.

"Sehingga untuk pasien-pasien PDP yang dirawat di Wisma Atlet misalnya, atau di rumah sakit rumah sakit yang merawat pasien covid, itu ada rekomendasi-rekomendasi tertentu terkait zat gizi," ujar Triyani Kresnawan.

Khusus pemberian makanan bergizi tinggi di rumah sakit penanganan Covid-19, Triyani Kresnawan menyebutkan tidak hanya protein tinggi yang diberikan. Tapi juga kebutuhan energi atau kalori, karena pasien Covid-19 memiliki gejala demam.

Jika panasnya (demamnya) 1 derajat di atas 37 derajat celcius, itu membutuhkan tambahan energi 13 persen.

“Jadi, biasanya kita memberikan diet untuk pasien-pasien yang dirawat, yaitu energi tinggi dan protein tinggi untuk pasien yang masih sadar penuh," ucap Triyani Kresnawan.

"Jadi kalau pasiennya sudah tidak sadar atau misalnya sudah kritis itu beda lagi. Tapi ini yang umumnya masih bisa makan," tambahnya. 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya