Berita

Petugas cek arus kendaraan/Net

Politik

Khairul Anam: Tanpa Ketegasan Dan Humanisme Aparat, Larangan Mudik Tidak Akan Berhasil

RABU, 06 MEI 2020 | 21:18 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Sikap tegas dan humanisme yang ditonjolkan oleh jajaran Kepolisian bersama TNI, Kementerian Perhubungan dan instansi terkait dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 bersamaan larangan mudik bagi masyarakat diapresiasi.

Umumnya mereka mengacungkan jempol kepada aparat karena telah berhasil melakukan tugas berat yang bila salah urus potensial menimbulkan persoalan, bahkan huru-hara.

Ketua Umum Milenial Muslim Bersatu, Khairul Anam mengatakan, karena di Indonesia Lebaran diperlakukan begitu khusus. Dia awalnya pesimis imbauan pemerintah agar tidak melakukan mudik akan berhasil.


“Kami tidak begitu yakin imbauan itu akan dipatuhi, bahkan saat negeri dalam pandemik Covid-19 atau virus corona baru," kata Khairul Anam, dalam keterangannya, Rabu (6/5).

"Karena kita semua tahu betapa abnormalnya cara pikir warga kita bila itu terkait mudik. Apa pun diterjang, tiket mahal, jalanan macet, jarak yang jauh dan sebut saja kendala lainnya," dia menambahkan.

Khairul menjelaskan, tahun lalu 2017 pada H-7 hingga H-1 Lebaran, PT Jasa Marga mencatat total volume lalu lintas mudik sebesar 1.216.859 kendaraan. Jumlah tersebut naik 1,04 persen dibandingkan arus mudik 2018.

Maka, manakala Operasi Ketupat 2020 terlihat berhasil menekan pemudik, Khairul mengapresiasi hal itu. Menurut dia, hal itu tak akan mungkin tanpa ketegasan namun juga pendekatan humanis yang dilakukan.

“Tanpa dua hal itu, tak mungkin (larangan mudik berhasil),” katanya.

Dengan ketegasan namun sangat humanis, hingga 10 hari puasa, personel Operasi Ketupat yang terlibat mampu menghalau 23 ribu kendaraan para pemudik untuk putar balik dari Lampung sampai Jawa Timur.

Dia juga memberikan apresiasi pada jajaran dan pimpinan Korlantas yang meninjau langsung sejumlah titik pengecekan sampai ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Selain dapat mendengar dan menyaksikan langsung kondisi lapangan juga meningkatkan moril anggota yang harus berjaga, memantau selama 24 jam sehari," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya