Berita

Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono/Net

Politik

Fraksi Demokrat Desak Pemerintah Fokus Penyelamatan Nyawa Rakyat

SELASA, 05 MEI 2020 | 10:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah diminta untuk mengedepankan keselamatan masyarakat dalam menghadapi pandemik Covid-19 di tanah air.

Salah satu upayanya adalah dengan terus melakukan perbaikan terkait kesemrawutan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) dan Bantuan Langsung Tunai BLT (BLT), hingga jaring pengaman sosial (Social Safety Net).

Demikian disampaikan Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, dalam keterangannya, Selasa (5/5).


"Fraksi Partai Demokrat menyarankan pemerintah fokus kepada penyempurnaan mekanisme dan administrasi data bantuan sosial (Bansos), BLT, PKH, dan skema jaring pengaman sosial lainnya agar tepat sasaran dan tidak terjadi tumpang tindih," tegas Ibas.

Putra kedua Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ini juga meminta pemerintah pusat dan daerah harus menunjukkan soliditas dalam melakukan koordinasi, terutama terkait realokasi anggaran. Hal ini harus dipastikan agar semua bantuan tepat guna dan sasaran.

"Realokasi anggaran baik pusat maupun daerah, harus benar-benar tepat. Pemerintah benar-benar memiliki disiplin dan fokus yang tinggi dalam penggunaan anggaran, atau uang rakyat. Agar kita bisa capai tujuan jangka pendek, tanpa mengabaikan tujuan jangka menengah dan jangka panjang," kata Ibas.

Selain itu, fraksi Demokrat juga mendesak pemerintah untuk menunda proyek-proyek infrastruktur yang memiliki anggaran fantastis di tengah kondisi rakyat yang membutuhkan pertolongan menghadapi Covid-19.

"Tunda, bahkan jika perlu, pembatalan proyek-proyek pembangunan beranggaran besar. Termasuk proyek infrastruktur yang bukan prioritas," imbuhnya.

"Sekarang selamatkan lebih dahulu nyawa manusia. Nanti kita lanjutkan lagi pembangunan yang serbabenda," demikian Ibas.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya