Berita

KSAD Jenderal Andika Perkasa/Net

Kesehatan

Jenderal Andika Perkasa Bahagia Terapi Plasma Konsevalen Berhasil Bantu Pasien Covid-19

SELASA, 05 MEI 2020 | 03:16 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa meminta laporan terbaru mengenai riset plasma konvalesen dari jajaran RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Terapi plasma konvalesen disebut sebagai salah satu terapi yang menjanjikan bagi penanganan pasien terjangkit virus corona baru (Covid-19).

Terapi ini berupa pemberian plasma dari donor pasien Covid-19 yang sembuh kepada pasien yang masih dinyatakan positif corona. Direktur Pembinaan Pengembangan RSPAD, Kolonel CKM dr. Mala Sarnadi menjelaskan, riset plasma konvalesen di RSPAD telah diberikan kepada tiga pasien.


Pasien pertama berusia 64 tahun. Ia menderita Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) berat dengan penyakit bawaan (komorbid) diabetes melitus dan jantung, sudah bisa lepas ventilator setelah diterapi selama 3 kali dalam 6 hari.

Pasien kedua berusia 68 tahun tanpa penyakit bawaan. Ia sudah bisa keluar dari ruang isolasi dan menempati ruang rawat biasa setelah sekali terapi. Untuk pasien ketiga masih dalam pengawasan karena baru dilakukan terapi.

Kolonel CKM dr. Mala Sarnadi mengatakan, ketersediaan plasma konvalesen di RSPAD dari pendonor sebanyak 21 kantong darah.

“Plasma ini berlaku sesuai golongan darah dan bisa disimpan hingga satu tahun,” ujar dr. Mala Sarnadi dalam teleconference bersama seperti yang diungguh di YouTube, Senin (4/5).

Menurut dia, untuk mendapatkan calon donor darah terbilang mudah, karena banyak pasien yang telah sembuh antusias untuk membantu pasien yang masih terinfeksi Covid-19. RSPAD juga bekerja sama dengan salah satu aplikasi kesehatan untuk mengumpulkan calon donor plasma konvalesen.ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ

Melihat perkembangan tersebut, Jenderal Andika terlihat antusias dan memberi dukungan agar terapi plasma konvalesen dapat terus dilakukan demi membantu percepatan penyembuhan pasien Covid-19.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya