Berita

Kakorlantas Irjen Istiono saat meninjau GT Kalikangkung, Semarang, Jateng/RMOL

Presisi

Kakorlantas Polri: Penyekatan Larangan Mudik Sudah Maksimal

MINGGU, 03 MEI 2020 | 22:26 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono menyampaikan penyekaran masyarakat yang ingin melakukan mudik dalam Operasi Ketupat 2020 sudah maksimal.

“Kami lihat penyekatan di pos-pos cek poin sudah dilaksanakan maksimal. Baik cek poin di Polres sampai Polda, jalur utama, baik di tol maupun arteri dilakukan 24 jam bersama instansi terkait. Ada pemeriksaan kesehatan termasuk suhu badan, membagi masker. Dilakukan imbauan jaga jarak, cuci tangan," kata Istiono saat meninjau Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (3/5).

Mantan Kapolda Bangka Belitung ini menyampaikan, selama 10 hari pelaksanaan Operasi Ketupat dan penerapan larangan mudik. Tercatat kurang lebih ada 23 ribu kendaraan pemudik yang diputar balik.


"Yang diputar balik 23 ribu (kendaraan) secara keseluruhan, Nasional. Akumulasi penyekatan di tujuh Polda dari Lampung hingga Jawa Timur,” ujarnya menyampaikan.

Kendati demikian, Istiono menyayangkan, masih ada sejumlah warga yang berusaha untuk mudik meskipun presentasenya setiap hari menurun.

"Keinginan warga untuk mudik masih saja ada walau persentasenya terus menurun," katanya.

Untuk mengantisipasi kemungkinan naiknya jumlah pemudik jelang Lebaran, pihaknya menegaskan penjagaan petugas tidak akan kendur. "Tentunya kekuatan (jumlah personel) tetap yang ada seperti saat ini, konsisten kami lakukan (penjagaan) 24 jam," ujarnya.

Pihaknya pun terus mengajak masyarakat  menahan diri agar tidak mudik di tengah situasi pandemik Covid-19 saat ini. "Mengimbau tidak mudik, pakai masker, cuci tangan untuk memutus rantai penularan Covid-19," tutur jenderal bintang dua ini.

Sebanyak 171 ribu personel gabungan Polri-TNI dan instansi terkait melaksanakan Operasi Ketupat 2020 dalam rangka mengawal larangan mudik Lebaran 2020 selama masa pandemik Covid-19. Mereka bertugas sejak 24 April hingga 31 Mei 2020 atau H+7 Lebaran.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya