Berita

Seorang karyawan mengukur suhu pelanggan di pintu masuk pasar super di China Town di London, Inggris/Reuters

Dunia

COVID-19

Menteri Inggris: Sekarang Bukan Waktu Yang Tepat Permasalahkan Asal Mula Virus Corona

MINGGU, 03 MEI 2020 | 08:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Asal mula munculnya virus corona atau Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi harus diusut dan dipermasalahkan. Namun sekarang bukanlah saat yang tepat.

Begitu kata Menteri Perumahan Inggris Robert Jenrick akhir pekan ini.

Ditanya oleh seorang wartawan tentang kemungkinan menyelidiki peran China dalam permulaan pandemi virus corona, dia mengatakan bahwa pihaknya akan mengalanisanya suatu saat.


"Akan tiba saatnya ketika kami akan ingin menganalisis asal-usul virus secara terperinci dan mempertimbangkan tindakan negara lain, tetapi itu tidak sekarang," jelas Jenrick seperti dimuat Russia Today (Sabtu, 2/5).

Sikap Inggris ini berbeda dengan Amerika Serikat. Untuk diketahui, ketegangan global di tengah pandemi virus corona meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump baru-baru ini mengatakan dalam beberapa kesempatan bahwa dia melihat China ikut bertanggung jawab atas penyebaran virus corona di dunia.

Trump bahkan menyalahkan pemerintah China karena tidak bertindak dan memperingatkan negara-negara lain dengan cukup cepat soal virus tersebut.

Dia juga bahkan mengatakan pada Kamis (30/4), bahkan dia telah melihat bukti seriu baha virus tersebut bermula di laboratorium China. Pernyataan itu memicu merebaknya teori konsepirasi di kalangan masyarakat.

Trump sendiri tidak mengatakan soal bukti apa yang dimilikinya. Namun dia menekankan kecamannya pada China dan juga Organisasi Kesehatan Dunia WHO yang dia anggap sebagai agen hubungan masyarakat untuk China.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya