Berita

Suryani Motik/Net

Politik

Tidak Semua Bisa Pindah Jadi Online, Pemerintah Harus Berikan Stimulus Ekonomi Kepada UMKM

JUMAT, 01 MEI 2020 | 16:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Di tengah masa sulit pandemik Covid-19, pemerintah harus memberikan stimulus ekonomi kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

"Banyak karyawan yang terkena PHK. Kita tidak bisa bilang pengusahanya tidak bertanggung jawab tetapi memang kondisinya saat ini sedang sulit," ungkap Wakil Ketua Umum Kadin, Suryani Motik saat diskusi online oleh Media Center DPP PAN, Jumat (1/5).

Suryani pun memberikan masukan kepada pemerintah dalam mengatasi kondisi yang saat ini sedang terjadi.


Yani berpendapat, stimulus yang dibutuhkan UMKM saat ini dengan
pembebasan pajak selama 6 bulan dan pelonggaran pembayaran.

"Juga restrukturisasi kredit dan bantuan modal kepada UMKM yang terdampak corona. Baik oleh lembaga perbankan konvensional hingga fintech," jelasnya.

Menurutnya, tidak semua sektor bisa beralih ke online. Maka pemerintah pun diminta menyediakan pasar untuk menjaga saya beli masyarakat.

Pemerintah perlu membuat langkah alternatif dengan melakukan kemitraan bersama UMKM untuk memproduksi barang atau maupun ketersediaan

"Sisi suplai juga harus dibantu terutama dari sisi permodalan. Begitu pun dengan Bank Indonesia yang harus membantu  perbankan serta OJK turut mengawasi," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya