Berita

mantan Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu (kiri) dan Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan/Net

Politik

Said Didu Dapat Dukungan Kelompok Aktivis, Begini Respons Kubu Luhut

JUMAT, 01 MEI 2020 | 15:06 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dukungan dari kelompok aktivis langsung mengalir kepada mantan Sekretaris Kementerian BUMN M. Said Didu yang dilaporkan ke polisi oleh Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Dukungan itu salah satunya datang dari kelompok aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) yang menyatakan siap mengawal Said Didu yang dilaporkan atas dugaan melakukan pencemaran nama baik.

Baca: Iwan Sumule: ProDEM Bersama Said Didu Melawan Kemungkaran Luhut Pandjaitan


Namun demikian, pengacara Menko Luhut, Nelson Darwin menanggapi santai. Dia memastikan pihaknya tidak merasa terganggu dengan keberadaan para aktivis tersebut. Ini lantaran mereka fokus terhadap kasus pencemaran nama baik tersebut.

“Enggak masalah kita hanya bicara hukum saja, makanya kita bawa ke ranah hukum. Bagi kami pengacara ini masalah hukum, bukan masalah politik,” ujar Nelson Darwin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (1/5).

Pihaknya berharap pelaporan tersebut dapat memberikan efek jera kepada siapapun agar tidak merugikan orang lain saat berbicara.

Kuasa hukum, sambungnya, hanya akan fokus pada kasus yang ditangani, yaitu dugaan pencemaran nama baik Luhut oleh Said Didu.

“Yang kami harapkan terlapor bisa membuktikan omongan dia di depan penyidik. Supaya orang enggak seenaknya bicara di medsos. Jadi jangan bicara yang merugikan orang lain,” tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya