Berita

Walikota Bogor, Bima Arya/Net

Politik

Usung Konsep Ketegasan Dan Kasih Sayang, Cara Bima Arya Tangani Pandemik Covid-19

JUMAT, 01 MEI 2020 | 14:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pandemik virus corona baru atau Covid-19 merupakan ujian kepemimpinan. Tidak hanya bagi presiden dan menteri kesehatan saja, namun juga untuk setiap kepala daerah.

Demikian yang disampaikan oleh Walikota Bogor, Bima Arya saat mengisi diskusi online yang diselenggarakan oleh Media Center DPP PAN dengan tema 'Nasib Pekerja: Kena PHK Tapi Dilarang Mudik. Lantas Bagaimana Solusinya?', Jumat (1/5).

Bima menjelaskan bahwa hampir 50 persen ekonomi warga Kota Bogor terdampak selama pandemik Covid-19. Terlebih, selama ini perekonomian Kota Bogor bertumpu pada sektor jasa dan pariwisata.


"Yang paling signifikan terdampak berdasarkan data berjumlah 14 ribu yang meliputi pelaku ekonomi seperti UMKM, termasuk juga para PKL, pekerja seni dan ekonomi kreatif, petani dan peternak," ujar Bima Arya.

Untuk itu, Bima pun mengajak kepada semua pihak untuk ikut berkolaborasi dalam menangani dampak pandemik Covid-19 ini.

"Tidak mungkin juga kita lakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) tapi tidak memperhatikan ekonominya," katanya.

"Oleh karena itu konsep kita adalah ketegasan dan kasih sayang. Artinya yang melanggar PSBB kita beri tindakan, tetapi di satu sisi kita bantu stimulus perekonomiannya," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya