Berita

Bagian dari gedung Kedutaan Besar Kuba di Washington D.C yang rusak akibat serangan orang tidak dikenal/Net

Dunia

Kedubes Kuba Diserang Orang Tidak Dikenal, Menlu Kecam Pemerintah AS

KAMIS, 30 APRIL 2020 | 22:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kedutaan Besar Kuba di Washington D.C Amerika Serikat menjadi sasaran individu tidak dikenal pada dini hari (Kamis, 30/4) waktu setempat.

Menteri Luar Negeri Kuba, Bruno Rodriguez memastikan, semua staf kedutaan aman dan tidak ada yang terluka satu pun.

Dia mengecam keras serangan tersebut dan menunjuk hidung pemerintah Amerika Serikat.


"Adalah tanggung jawab Pemerintah Amerika Serikat untuk melindungi para diplomat yang terakreditasi di negara itu serta fasilitas dan tempat tinggal mereka," kata Bruno Rodriguez melalui akun Twitternya.

Dikabarkan Prensa Latina, serangan tersebut dilakukan oleh seseorang tidak dikenal yang melepaskan tembakan dengan senapan otomatis.

Individu tersebut melepaskan tembakan di gedung Kedutaan Besar Kuba di Amerika Serikat pada dini hari.

Kementerian Luar Negeri Kuba dalam keterangannya melaporkan bahwa meski tidak ada satu pun korban luka, namun serangan tersebut menyebabkan kerusakan material pada fasilitas kedutaan.

Pelaku penembakan itu segera ditahan oleh otoritas keamanan setempat di lokasi kejadian. Namun belum ada informasi lebih lanjut soal pelaku serta apa motif di balik aksinya.

Pemerintah Kuba pun kini sedang menunggu hasil dari penyelidikan yang sesuai oleh otoritas Amerika Serikat mengenai identitas dan motif pelaku agresi ini, serta keadaan di sekitar peristiwa tersebut.

Meski begitu, pihak Kementerian Luar Negeri Kuba menekankan bahwa misi diplomatik Kuba di Washington D.C. memiliki sistem perlindungan dan keamanan untuk menangani segala ancaman terhadap personel dan fasilitasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya