Berita

Paket Sembako milik Zuhdi Mamduhi yang dibagikan ke masyarakat/RMOL

Nusantara

Seorang Loyalis Prabowo Bagikan Ribuan Paket Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19

KAMIS, 30 APRIL 2020 | 18:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wabah virus corona baru (Covid-19) yang makin meluas membuat masyarakat bawah alias rentan miskin menjadi sangat terdampak. Akibatnya, keseharian mereka was-was dengan ketersediaan makanan keluarga.

Melihat kondisi tersebut, anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, Zuhdi Mamduhi membagikan ribuan paket sembako di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Aksi politisi muda ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat bawah yang terdampak wabah Covid-19.

"Saya merasa terpanggil untuk ikut membantu meringankan kesusahan warga yang terdampak wabah Covid-19. Khususnya yang ada di Kecamatan Cakung. Mulai Kamis (30/4) hari ini, ribuan paket sembako kita distribusikan secara bertahap," ujar Zuhdi saat berbincang dengan wartawan, Kamis (30/4).


Loyalis Prabowo Subianto ini berharap, dengan bantuan paket sembako yang diberikannya bisa membantu meringankan beban masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Meski tidak seberapa, namun bagi mereka, bantuan ini diharapkan bisa sangat berarti untuk menyambung hidup sekeluarga selama beberapa hari," kata Zuhdi.

Zuhdi yang juga anggota Komisi C (bidang anggaran) mengatakan, dalam Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) DPRD DKI Jakarta Senin (27/4) lalu, telah diputuskan akan ada pengalihan sejumlah anggaran kegiatan. Hal itu sebagai bentuk kepedulian pada penanganan Covid-19.

DPRD menyepakati anggaran yang akan direalokasi sebesar Rp 256,5 miliar. Efisiensi anggaran tersebut dilakukan untuk semua kegiatan kunjungan kerja alat kelengkapan dewan (AKD), sosialisasi perda, dan reses.

"Karena DPRD ikut prihatin, dan ini bentuk support kita dalam penanganan wabah Covid-19 ini. Karena itu semua kegiatan AKD kita nol-kan,” ucap Zuhdi

Ia berharap, jajaran eksekutif sebagai eksekutor dari realokasi anggaran kegiatan DPRD DKI dapat memastikan bahwa distribusi bantuan sosial (bansos) dilakukan tepat sasaran, dan peristiwa kesalahan pemberian pada warga yang tak berhak kembali terulang.

"Bansos harus tepat sasaran,” tandas Zuhdi.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya