Berita

Wakil Ketua DPRD DKI, M. Taufik/RMOL

Nusantara

Tangani Wabah Covid-19 Di Ibukota, Anggaran Untuk Tiga Proyek Besar Dipangkas

KAMIS, 30 APRIL 2020 | 17:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Alokasi anggaran penanganan virus corona baru (Covid-19) di Jakarta diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp 5 triliun.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI, pun tengah membahas prihal rencana penambahan uang penanganan virus asal Wuhan, Provinsi Hubei, Negera Komunis China itu.

Wakil Ketua Banggar DPRD DKI, Mohamad Taufik mengungkapkan, untuk menutup kekurangan itu Pemprov dan DPRD berencana memangkas atau menghentikan sementara beberapa proyek infrastruktur.


Misalnya, proyek underpass, flyover, pembangunan rusun, dan infrastruktur lainnya kemungkinan akan ada pemotongan.

Tiga flyover tersebut tersebar di Tanjung Barat dan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, serta Cakung, Jakarta Timur. Sedangkan, untuk underpass di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

"Anggarannya multiyears. Kalau ditotal, sekitar Rp 500 miliaran," kata Taufik saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (30/4).

Sementara itu, untuk pembangunan rusun sekitar Rp 1,1 triliun untuk pembangunan 10 rusun. Total ada 26 tower dari seluruh rusun yang akan dibangun Pemprov DKI. Sedangkan, untuk huniannya mencapai 5.835 unit.

"Pemangkasan atau penghentian sementara proyek sedang dibahas. Pastinya, akan ada pemotongan atau penghentian semenatara. Berapa jumlahnya? Masih akan dibahas,” ujar Taufik.

"Pemprov DKI juga harus memikirkan dampak Covid-19 dan sesudah Covid-19,’’ pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya