Berita

Golkar dukung program Kartu Prakerja Jokowi/Net

Politik

Soal Kartu Prakerja, Politikus Golkar: Kita Dukung Kebijakan Presiden Jokowi

KAMIS, 30 APRIL 2020 | 15:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kebijakan Kartu Prakerja yang dikeluarkan Pemerintah dinilai sudah baik dan harus didukung agar membuahkan hasil maksimal. Selaku bagian dari koalisi pemerintah, Partai Golkar pun mendukung penuh kebijakan Kartu Prakerja yang memang dibutuhkan masyarakat.

Demikian disampaikan anggota Komisi III DPR RI fraksi Partai Golkar, Sari Yuliati, dalam keterangannya, Kamis (30/4).

"Saya mendukung kebijakan yang diarahkan Presiden Joko Widodo untuk memberikan pelatihan dan peningkatan kapasitas masyarakat melalui program Kartu Prakerja, dan hal ini perlu kita dukung bersama semua partai koalisi," ujar Sari Yuliati.


Terlebih, lanjut Sari Yuliati, Kartu Prakerja merupakan program yang dicanangkan Presiden Jokowi jauh-jauh hari sebelum menjabat di periode keduanya ini. Karena itu, sebagai parpol koalisi sudah selayaknya ikut mensukseskan program pemerintah tersebut.

"Kartu Prakerja ini kan memang sudah disampaikan saat kampanye Pilpres 2019. Jadi ini adalah bentuk realisasi dari janji kampanye Presiden," kata Sari Yuliati.

Terkait kontroversi 8 platfrom digital (perusahan) yang menjadi penyelenggara tanpa tender dalam proyek Kartu Prakerja, semuanya dipastikan sudah sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku.

"Mengacu pada Perppu No 1/2020 ada kebijakan yang perlu diambil secara cepat dan tepat dalam situasi krisis (pandemik Covid-19) dengan memperhatikan prinsip akuntabilitas dan transparansi, jadi saya percaya bahwa pemerintah sudah sangat detail mengambil kebijakan ini dan sesuai prosedur," demikian Sari Yuliati.

Program Kartu Prakerja merupakan bantuan biaya pelatihan bagi masyarakat Indonesia yang ingin memiliki atau meningkatkan keterampilannya.

Kartu Prakerja tidak hanya untuk mereka yang sedang mencari pekerjaan, namun juga buruh, karyawan, dan pegawai. Pendeknya, semua warga bangsa yang berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah atau kuliah, boleh mendaftar.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya