Berita

Aksi buruh di May Day diganti bakti sosial/Net

Politik

Peringati May Day, Serikat Buruh Bakal Gelar Bakti Sosial

KAMIS, 30 APRIL 2020 | 15:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dalam rangka memperingati Hari Buruh yang jatuh pada Jumat, 1 Mei 2020, sejumlah serikat buruh akan menggelar bakti sosial dengan memberikan alat pelindung diri (APD) kepada tenaga medis ke sejumlah rumah sakit dan klinik.

Ada pun serikat buruh yang ikut dalam bakti sosial tersebut adalah yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI). Antara lain Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI).

Sejumlah rumah sakit di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi  jadi target aksi sosial para buruh ini. Penyaluran bantuan untuk rumah sakit di kawasan Tangerang akan dipimpin oleh Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea. Untuk baksos di rumah sakit di kawasan Bekasi akan dipimpin oleh Presiden KSPI, Said Iqbal. Sementara di wilayah DKI Jakarta akan dipimpin oleh Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban.


Presiden KSPI, Said Iqbal mengatakan, selain melakukan bakti sosial, KSPI juga akan melakukan aksi kampanye secara virtual di media sosial untuk menyuarakan tiga isu May Day. Ketiga isu tersebut adalah tolak Omnibus Law, stop PHK, dan liburkan buruh dengan upah dan THR 100 persen.

“KSPI juga akan melakukan pemasangan spanduk di perusahaan dan tempat-tempat strategis terkait dengan tiga isu di atas. Termasuk seruan dan ajakan agar masyarakat bersama-sama memerangi Covid-19,” kata Said Iqbal, lewat keterangannya, Kamis (30/4).

Selain membagikan APD KSPI juga akan melakukan kegiatan yang diberi nama ‘penggalangan dana buruh for solidaritas pangan dan kesehatan’. Di beberapa daerah, tambah Said Iqbal, juga akan dibuka lumbung pangan dengan mengumpulkan dan menyediakan bahan makanan untuk masyarakat sekitar.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya