Berita

Foto:Rep

Politik

Natalius Pigai Minta Jokowi Siapkan 10 Pesawat Ambulans, Netizen: Jangankan Pesawat, Sembako Saja Belum Merata

KAMIS, 30 APRIL 2020 | 12:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Aktivis HAM, Natalius Pigai meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk menyiapkan pesawat ambulans terkait penanganan virus corona baru (Covid-19).

Pesawat ambulans diperlukan mengingat bangsa Indonesia terdiri dari beribu-ribu pulau. Dan banyak daerah yang belum memiliki sarana dan prasarana mumpuni dalam merawat pasien corona.

Natalius Pigai menyarankan kepada kepala negara mesti menyiapkan 10 unit pesawat ambulans untuk mobilisasi pasien.


Sekalius katanya di akun Twitter @NataliusPigai2, ini sebagai kebanggaan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Negara yang besar dan luas, persediaan tenaga medis dan non paramedis yang tidak merata maka negara hadir untuk selamatkan rakyat. Saya saran Pak  @jokowi saat ini mesti menyiapkan 10 buah pesawat ambulans untuk jemput pasien-pasien yang membutuhkan pelayanan ekstra seperti negara lain. Ini soal pride dan justice," kata Natalius Pigai, Kamis (30/1).

Postingan Natalius Pigai mendapat tanggapan beragam dari netizen. Pemilik akun @fahryrahman_ pesimis Jokowi bisa mengabulkan saran dari salah satu putra terbaik Papua itu.

Menurutnya, jangankan pesawat, penyediaan dan pendistribusian sembako saja belum merata.

"Pasti alasannya, gak ada dana," timpal pemilik akun @achang_ss.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya