Berita

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP Muhammad Nabil Haroen/Net

Politik

Gus Nabil: Kendala Tas ‘Bantuan Presiden’ Cuma Masalah Teknis

KAMIS, 30 APRIL 2020 | 09:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah sudah menyiapkan anggaran dan program untuk penanganan Covid-19. Di antaranya mencakup terhadap tim medis, Kartu Prakerja, bantuan langsung uang tunai, dan bahan pangan.

Anggota Komisi IX DPR Muhammad Nabil Haroen menegaskan bahwa bantuan itu akan disebarkan mulai pekan ini. Menurutnya, distribusi sembako yang sempat tersendat pengadaan tas bertulis “Bantuan Presiden” hanya masalah teknis.

“Dari rapat terakhir, Presiden Jokowi memerintahkan pekan ini semua bantuan harus siap dieksekusi,” ujar pria yang akrab disapa Gus Nabil itu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (30/4).


Gus Nabil mengurai pemerintah telah menyiapkan 1,2 juta paket bantuan bahan pangan untuk keluarga-keluarga terdampak Covid-19. Penyaluran bantuan dimulai dari kawasan DKI Jakarta dan sekitarnya. Selanjutnya, akan dilanjutkan distribusi ke kawasan-kawasan lain.

Menurutnya, jika bantuan tersebut tersendat hanya karena tas untuk membungkus belum selesai dicetak itu hanya kendala teknis di lapangan.

“Jika ada kendala terkait dengan kemasan, itu saya kira kendala teknis,” tambah kader PDIP itu.

Pihaknya menilai ketahanan pangan merupakan hal penting. Pemerintah selayaknya mendorong pemerintah daerah dan pemerintah desa untuk menguatkan lumbung pangan sevagai solusi ketahanan pangan.

“Pemerintah juga sebaiknya tidak menutup pasar, tapi mengatur aksesnya dan menetapkan regulasi jaga jarak,” tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya