Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri RDP virtual dengan DPR RI/Repro

Politik

Selain Minta Bantuan Polri, KPK Gandeng Kementerian Dan Lembaga Untuk Pelototi Duit Corona

KAMIS, 30 APRIL 2020 | 00:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membentuk Satgas Penyelidikan Penanganan wabah virus corona baru atau Covid-19. Satgas ini, untuk memastikan alokasi anggaran penanganan Covid-19 tepat sasaran ke masyarakat.

"KPK telah membentuk satgas penyelidikan yang bertugas monitor terkait dengan penggunaan dan saluran anggaran Covid-19," kata Ketua KPK, Firli Bahuri saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI, Rabu (29/4).

Satgas Penyelidikan ini bertugas memonitoring penggunaan anggaran negara untuk menangani Covid-19. Dari 9 Koordinator Wilayah (Korwil) di 34 Provinsi, Satgas ini akan bergerak memantau pencegahan dan penindakan anggaran Covid-19.


Namun demikian, Firli Bahuri mengaku akan kesulitan bila KPK bekerja sendiri. Karena itu, lembaga antirasuah menggandeng kementerian dan lembaga untuk turut berperan melakukan pengawasan anggaran Covid-19.

"Untuk itu kami berharap melalui forum ini, kami akan meminta dan sudah bekerja sama dengan kementerian lembaga, termasuk meminta bantuan kepada Polri. Khususnya pengawasan terkait dengan pelaksanaan anggaran dan penggunaannya serta distribusi bantuan sosial di pelosok-pelosok tanah air," jelas Firli.

Koordinasi ini nantinya akan mengawal anggaran negara yang diketahui sebesar Rp 405,1 triliun agar tepat sasaran kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.  

"Kami melakukannya bersama-sama Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Ketua LPKP, Ketua BPKP, ketua BPK dan Kabareskrim. Dan kami selalu melakukan koordinasi dengan Kementerian Sosial," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya