Berita

Otong Solihin (baju putih) saat membagikan bantuan dari Pemprov Jawa Barat/RMOLJabar

Nusantara

Kepala Desa Ini Akui Tak Dilibatkan Dalam Pendataan Penerima Bansos

RABU, 29 APRIL 2020 | 16:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Bantuan Sosial (Bansos) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menanggulangi kemiskinan akibat pandemik virus corona baru (Covid-19) mulai terdistribusi ke beberapa kabupaten/kota, termasuk di Kabupaten Majalengka.

Akan tetapi, dalam pelaksanaannya banyak pihak yang tak dilibatkan. Khususnya dalam validasi data penerima bantuan. Akibatnya, masih banyak data yang tumpang tindih.

“Kita belum pernah dilibatkan dalam pendataan penerima bantuan dari Pemprov,” aku Kepala Desa Burujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Otong Sholihin, di sela distribusi Bansos, Rabu (29/4).


Otong mengatakan, pihaknya merasa kebingungan saat mendapat data dari Pemprov. Sebab, tidak sedikit warganya yang mempermasalahkan dan mengadu terkait bantuan tersebut.

“Karena dari awal kita tidak dilibatkan, ketika muncul siapa saja yang dapat bantuan ya kita kaget dan tidak bisa apa-apa,” tambahnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Dirinya pun menyayangkan data dari provinsi, karena banyak yang tidak valid. “Di desa kita saja masih terdapat orang yang tumpang tindih dan yang sudah meninggal dunia (masuk daftar penerima bansos),” paparnya.

Kendati demikian, pihaknya tetap mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemprov Jabar. Untuk Desa Burujul sendiri, Pemprov Jabar memberikan bantuan sebanyak 22 paket.

“Dengan adanya bantuan pak gubernur dapat membantu meringankan beban warga saya,” tandasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya