Berita

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, tak ingin pengusiran tenaga medis kembali terjadi/RMOLJateng

Nusantara

Tak Terima 3 Tenaga Medis Diusir Dari Tempat Kost, Pemkot Solo Lapor Ke Polres Sukoharjo

RABU, 29 APRIL 2020 | 15:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, geram mendengar kabar ada 3 tenaga medis RSUD Bung Karno Solo ditolak tinggal di sebuah rumah kost di daerah Grogol, Sukoharjo.

Menurutnya, hal tersebut sangat tidak pantas. Tenaga medis merupakan  garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Ulah pemilik kost dinilai sudah sangat keterlaluan.

Karena itu, Pemerintah Kota Solo segera mengambil langkah tegas dengan melaporkan ke Polres Sukoharjo terkait kronologis pengusiran sepihak 3 tenaga medis tersebut.


"Supaya kejadian serupa tidak terulang kembali di daerah lain. Dan kebetulan yang mengusir (pemilik) kost ini juga merupakan tenaga medis," jelas Rudi, Rabu (29/4).

Kemarin, pihaknya sudah menerima surat permintaan maaf dari persatuan perawat Sukoharjo. Selanjutnya prosesnya diserahkan pada pemerintah kota. Saat ini baru disusun untuk melaporkan kronologis pengusiran sepihak kepada pihak kepolisian.

"Jadi kita laporkan ke Polres Sukoharjo. Nanti yang melaporkan dokter Wahyu, dokter RSUD Bung Karno," lanjutnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Sementara itu, usai insiden pengusiran tersebut untuk sementara waktu ketiga perawat tersebut tinggal di lantai 5 RS Bung Karno yang kebetulan masih kosong.

"Kita juga sudah tawari empat rumah singgah bagi tenaga medis itu," papar Rudi.

Kepada pemilik rumah kost tersebut Rudi mengingatkan jika kejadian tersebut menimpa pada dirinya sendiri.

"Ini tidak mencerminkan orang Indonesia yang berjiwa Pancasila," tandas Rudi.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya