Berita

Sandiaga Uno (kiri) dan Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19/Net

Politik

Sandiaga Uno Bersiap Gelar Rapid Test Di Kawasan Padat Penduduk

RABU, 29 APRIL 2020 | 14:32 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 yang dikoordinir mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno terus bergerak.

Jika sebelumnya menggelar rapid test massal di kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat sejak 22 hingga 29 April 2020 dan berhasil mengambil sampel ribuan warga. Kini mereka akan menjemput bola melakukan rapid test di beberapa wilayah yang dianggap zona merah.

“Hari terakhir ini habis kuota dan masih banyak masyarakat yang belum terpenuhi. Kami mendapat data daerah yang harus kami kirim mobile testing berbasis polymerase chain reaction (PCR) yang kami lakukan setelah ini,” kata Sandiaga kepada wartawan di Wisma Atlet, Rabu (29/4).


Mobile test ini, kata Sandi, bakal dihadirkan langsung di kawasan padat penduduk dan kumuh. Tujuannya agar masyarakat bisa dites secara merata.

Sandi menambahkan, pelaksanaan rapid test massal yang dilakukan hingga Selasa kemarin (28/4) telah mengambil sample sebanyak 2.955 masyarakat. Dari 2.995 itu, kata Sandi, 28 di antarannya dinyatakan positif Covid-19.

“Langsung dirujuk ke RS darurat Covid-19 yang ada di Wisma Atlet. Kemudian untuk hari ini masih berlangsung,” jelas Sandi.

Selain rapid test, Sandi bersama para relawan telah membagikan 4.000 paket sembako berikut masker kepada warga yang terdampak langsung Covid-19 dan melakukan dekontaminasi dengan penyemprotan disinfektan di wilayah Jakarta, Bekasi dan Bogor.

“Kegiatan dekontaminasi dan disinfektan setiap hari di wilayah Jakarta, Bekasi, Bogor 22 hingga 28 April rata-rata per hari 30 kilometer lebih. Hari ini dilakukan lagi di Bekasi,” demikian Sandi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya