Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus/Net

Presisi

Pasutri Di Bekasi Ditemukan Meninggal, Diduga Usai Bertengkar Hebat

RABU, 29 APRIL 2020 | 11:08 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pasangan suami istri di Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat ditemukan tidak bernyawa di dalam rumah. Diduga mereka tewas akibat terlibat cekcok atau bertengkar hebat yang terjadi pada Minggu sore (26/4).

Hingga sehari berselang, mereka ditemukan meninggal.

"Saksi sempat mendengar suara keributan antara kedua korban dan sempat melihat korban perempuan itu menangis. Namun, saksi tidak berani menanyakan kepada korban karena kemungkinan masalah keluarga," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (29/4).


Sebelum jenazah mereka ditemukan, warga curiga karena pintu rumah korban dalam keadaan terbuka. Lampu rumah pun masih menyala ketika hari sudah menjelang siang.

"Biasanya (rumah korban) selalu tertutup pada saat jam kerja," imbuhnya.

Warga kemudian memanggil ketua RT setempat untuk memeriksa ke dalam rumah. Mereka pun dibuat kaget ketika melihat Karyadi, 55, dan Christy Handayan, 43, sudah tewas terkapar di atas lantai.

Dugaan sementara mengarah kepada sang suami yang telah membunuh istrinya dengan cara membekap dengan bantal. Pembunuhan ini terjadi usai mereka terlibat cek cok besar.

"Lalu suami karena ada rekam medis riwayat sakit jantung dikuatkankan hasil riksa dokter dan ditemukan obat akhirnya kelelahan dan mengakibatkan gagal jantung," pungkas Yusri.

Kedua jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk diotopsi. Mereka dibawa menggunakan protap Covid-19, guna mencegah apabila ada virus di dalam jenazah.

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, kedua korban dipastikan negatif Covid-19.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya