Berita

Kapusdatin BNPB, Agus Wibowo/Net

Nusantara

Meski Situasi Darurat Covid-19, BNPB Tetap Cek Lokasi Banjir Di Jakarta

SELASA, 28 APRIL 2020 | 22:07 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kondisi darurat pandemik virus corona baru (Covid-19) yang terjadi di Ibu Kota Jakarta, tak menyurutkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan pengecekan lapangan pascabanjir.

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Agus Wibowo menjelaskan, banjir yang sempat terjadi di beberapa wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat pada Senin lalu (27/4) tengah ditindaklanjuti oleh BPBD sekitar.

"Meskipun banjir berada di wilayah episenter pandemik, BNPB tetap menuju ke lokasi terdampak," ujar Agus Wibowo dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (28/4).


Tindaklanjut yang dilakukan BNPB diantaranya meninjau lokasi terdampak banjir dengan memperhatikan protokol keamanan, keselamatan dan kesehatan ala Covid-19. Diterangkan Agus Wibowo, hal ini disebabkan besarnya potensi penularan virus corona di wilayah Jakarta.

Namun untuk saat ini, Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB Jarwansah, dengan BPBD DKI Jakarta telah menuju lokasi terdampak banjir. Sebab ada sebanyak 105 KK di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat yang terdampak banjir.

"Pengecekan dan koordinasi di lapangan untuk memastikan penanganan banjir berlangsung baik. BPBD DKI Jakarta telah melakukan pemantuan dan pendataan di lapangan," terang Agus Wibowo.

"Sedangkan Dinas Sosial DKI Jakarta membagikan nasi boks ke warga di pos pengungsian," tambahnya.
 
Sebagai informasi, beberapa daerah yang terdampak banjir di wilayah Jakarta Selatan ialah Cilandak Timur dan Gandaria Selatan. Sementara untuk wilayah Jakarta Barat ada di Kembangan Utara.

Ketinggian air didaerah-daerah tersebut beragam, mulai dari 20 cm sampai dengan 90 cm. Saat ini air sudah mulai surut.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya