Berita

Jubir Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto/Repro

Nusantara

Tren Kasus Meninggal Akibat Covid-19 Menurun, Tapi Masih Tinggi Di Kelompok Usia Rentan

SELASA, 28 APRIL 2020 | 16:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah kasus meninggal dunia pasien positif virus corona baru (Covid-19) mengalami tren yang menurun selama beberapa pekan belakangan ini.

Hal itu bisa dilihat dari data pertambahan kasus meninggal hari ini yang sebanyak 8 orang, atau lebih sedikit dari Senin (27/4) kemarin yang sebanyak 22 orang.

Tak hanya itu, data hari ini juga memperlihatkan akumulasi kasus meninggal yang cenderung rendah dari kasus sembuh. Yakni untuk kasus meninggal tercatat 773 orang, sementara kasus sembuh 1.254 orang.


Meski begitu, pemerintah mencatat persentase kematian cendrung tinggi terhadap kelompok usia rentan, antara umur 50 sampai 79 tahun ke atas.

Pasalnya, Juribicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebutkan, distribusi kematian yang tercatat hingga hari ini paling banyak terjadi pada kelompok pasien usia 30 sampai 59 tahun.

"Yang terbanyak adalah pada rentang usia 30 sampai 59 tahun sebanyak 351 orang," ujar Achmad Yurianto dalam jumpa pers virtual yang disiarkan dari Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (28/4).

Setelah kelompok usia tersebut, angka kematian paling banyak kedua berada di kelompok pasien usia 60 tahun sampai 79 tahun, yakni jumlahnya sebanyak 302 orang. Sementara untuk kelompok pasien rentang usia 80 tahun ke atas ada sebanyak 27 orang meninggal.

Hal sebaoiknya terjadi pada kelompok pasien rentang usia 0 tahun sampai 29 tahun. Yang mana dijelaskan oleh Achmad Yurianto, persentase distribusi kematiannya cendrung rendah dibanding kelompok rentan.

"Pada rentang usia 0 sampai 4 tahun itu ada 2 orang (meninggal). Pada rentang usia 5 sampai 14 tahun 3 orang, pada rentang usia 15 sampai 29 tahun ada 19 orang," sebutnya.

Adapun untuk pasien meninggal yang belum masuk identifikasi ada sebanyak 69 orang. Menurut Achmad Yurianto, masih diverifikasi datanya oleh rumah sakit bersangkutan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya