Berita

Bupati Kabupaten Klungkung I Nyoman Suwirta (kiri) dan Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra/Net

Nusantara

Demi Atasi Covid-19, Pemkab Klungkung Sepakat Potong 50 Persen Tunjangan ASN

SELASA, 28 APRIL 2020 | 15:36 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Realokasi anggaran Pemerintah Kabupaten Klungkung, Bali untuk penanganan Covid-19 berhasil terkumpul Rp 60 miliar.

Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) para Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi salah satu yang terpangkas. Angkanya mencapai 50 persen.

"Realokasi anggaran penanganan Covid-19 mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp 40 miliar menjadi Rp 60 miliar,” ujar Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta kepada wartawan, Selasa (28/4).


“Dalam realokasi anggaran 2020 ini, sudah kami sepakati TPP dipangkas 50 persen. Biaya makan juga dipotong 50 persen,” sambungnya.

TTP ASN bukan satu-satunya yang dipangkas, pemkab juga memotong honor bupati dan wakil bupati. Termasuk memangkas anggaran khusus perjalanan dinas (perdin) DPRD sebesar Rp 22 miliar.

Terlepas dari pemangkasan tersebut, Bupati Suwirta berharap agar seluruh ASN tetap fokus bahu membahu melakukan penanganan sampai Covid-19 benar-benar berakhir. Suwirta yakin mereka tetap bisa bekerja maksimal walau tanpa tunjangan.

"Jadi di tengah pandemik seperti ini saatnya kita saling membantu. Saya janji pelayanan pemerintah akan tetap optimal walaupun tunjanganya dipangkas 50 persen. Mari kita belajar memahami skala prioritas dan mengutamakan mereka yang benar-benar membutuhkan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya