Berita

Check point PSBB/Net

Nusantara

Aparat Keamanan Akan Diperkuat Kawal Kebijakan PSBB Dan Larangan Mudik

SENIN, 27 APRIL 2020 | 17:07 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerintah lewat Jurubicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menekankan, keterlibatan aparat keamanan atau penegak hukum akan diperkuat.

Hal ini untuk mendisplinkan masyarakat yang melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ataupun larangan mudik.

"Di dalam kaitan dengan kepatuhan untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan ini, serta disiplin yang kuat, maka penegakan hukum dengan bantuan aparat negara sudah barang tentu akan semakin kita perkuat," ujar Achmad Yurianto dalam jumpa pers virtual yang digelar dari Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Senin (27/4).


Lebih lanjut, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes ini mengatakan, penambahan aparat penegak hukum yang bertugas diperlukan untuk meningkatkan kuakutas PSBB.

Sementara untuk larangan mudik, bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar semakin berdisiplin.

"Berdisplin untuk tidak melanggar PSBB, berdisiplin untuk tidak mudik, tidak bepergian. Karena hal inilah yang menjadi faktor-faktor penyebab penularan dan penyebarluasan penyakit ini," papar Achmad Yurianto.

Selain itu, pemerintah juga akan memperkuat penegakan hukum yang terkait dengan informasi palsu atau berita bohing (hoax). Sebab nenurutnya, hal ini mengganggu psikologis masyarakat di tengah pandemik corona ini.

"Pelanggar informasi akan tetap ditindak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," tukas Achmad Yurianto.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya