Berita

Penumpang KMP Mutiara dievakuasi ke Pelabuhan Panjang/ist

Nusantara

Sempat Terombang-ambing, 77 Penumpang KMP Mutiara Sentosa III Telah Dievakuasi Basarnas

MINGGU, 26 APRIL 2020 | 02:13 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Basarnas Lampung telah mengevakuasi penumpang KMP Mutiara Sentosa III yang terombang-ambing di Selat Sunda, Sabtu sore (25/4). Total penumpang yang dievakuasi adalah 77 orang, sementara 17 penumpang memutuskan untuk tetap bertahan di kapal.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLLampung, Basarnas Lampung mengerahkan RIB 02 Bakauheni dengan personel Pos SAR Lampung Selatan dan menggunakan KN SAR 224 Basudewa.

Pada saat yang bersamaan, KN SAR Ramawijaya milik Basarnas Mentawai sedang melintas dekat dengan lokasi kejadian.


Setelah koordinasi dengan KSOP Pelabuhan Panjang, Basarnas melakukan evakuasi. Tiba di lokasi sekitar pukul 14.20 WIB, KN SAR Ramawijaya kemudian mengevakuasi 50 penumpang menuju ke Pelabuhan Panjang.

Selanjutnya, KN SAR 224 Basudewa yang tiba pada pukul 18.18 WIB mengevakuasi 27 orang penumpang juga menuju Pelabuhan Panjang.

Kepala Basarnas Lampung Jumaril, SE, MM menyatakan proses evakuasi ini tetap memperhatikan protokoler kesehatan. Semua penumpang didata dan diperiksa lebih dulu oleh personel Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Panjang.

Untuk diketahui, KMP Mutiara Sentosa III rute pelayaran Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta) menuju Pelabuhan Panjang (Lampung) mengalami mati mesin di sekitar Perairan Tanjung Tua, Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (24/4) pukul 10.15 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kantor Berita RMOLLampung, penyebab mati mesin belum diketahui.

Namun, informasi lain menyebutkan kapal itu kehabisan bensin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya