Berita

Menko Polhukam Mahfud MD/Net

Politik

Pesan Mahfud MD: Ravio Patra Hati-hati Jaga Hape Agar Tidak Diretas

SABTU, 25 APRIL 2020 | 17:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Masyarakat diminta tidak mengeluarkan pernyataan yang bernada provokatif di media sosial. Pasalnya, hal itu sedikit banyaknya membuat masyarakat itu sendiri menjadi chaos atau ribut.

Begitu disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD menyikapi pembebasan aktivis yang bernama Ravio Patra, yang ditangkap beberapa hari lalu oleh pihak kepolisian.  

"Mari kita sama-sama belajar untuk masyarakat sipil untuk masyarakat supaya juga berhati-hati membuat pernyataan-pernyataan yang provokatif," kata Mahfud MD dalam keterangan resminya melalui video di Akun Twitter pribadi, Sabtu (25/4).


"Harus jujur lah, sekarang di tengah-tengah masyarakat banyak sekali berita-berita yang sangat provokatif mengajak masyarakat ini ribut. Itu tidak bisa diingkari," sambungnya.

Mahfud MD mengaku bersyukur Ravio Patra dibebasakan oleh aparat kepolisian. Namun begitu, dia berharap agar Ravio Patra lebih mawas diri lagi agar telepon selulernya tidak diretas orang lain.   

"Saya nengucapkan turut bergembira ya bahwa saudara Ravio Patra sudah dibebaskan, sesudah melalui proses-proses yang agak mengkhawatirkan untuk sebagian orang," tuturnya.

"Nah untuk Mas Ravio Patra dan kawan-kawan dan kita semua ya hati-hati menjaga Hape (handphone)  agar tidak bisa diretas orang. Akun kita itu supaya dijaga dengan sebaik-baiknya agar tidak mudah diretas," demikian Mahfud MD.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya