Berita

Manusia gerobak di ibukota/Net

Politik

Begini Langkah Satpol PP Hadapi Kehadiran ‘Manusia Gerobak’ Di DKI

JUMAT, 24 APRIL 2020 | 15:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Fenomena manusia gerobak atau pengemis yang kerap berada di pingir-pinggir biasanya terjadi di ibukota saat bulan suci Ramadhan.

Mereka ini memanfaatkan momen bulan penuh kasih bagi umat Islam itu untuk mencari penghasilan dari belas kasih orang yang ingin bersedekah.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Arifin mengatakan pihaknya akan melakukan tindakan yang menganggu ketertiban umum.


"Kita akan lakukan dulu semacam pendataan, mereka orang mana. Ya mungkin kita akan koordinasi dengan daerah tempat asal apakah kita lakukan pemulangan atau seperti apa tindakannya ini," jelasnya saat dihubungi Wartawan, Jumat (24/4).

Yang jelas, lanjut Arifin, para manusia gerobak ini tidak boleh ada di jalan-jalan dan mengemis bahkan sampai mengganggu ketertiban umum. Untuk itu, meskipun tidak berkerumun, para manusia gerobak ini tetap dibubarkan.

Arifin juga mengakui bahwa saat ini kondisi sedang sulit karena tengah terjadi wabah virus corona (Covid-19). Akibatnya, Satpol PP pun sementara waktu tidak bisa menindak para pengemis itu dengan membawanya ke panti sosial.

"Jangan sampai nanti dibawa ke panti malah yang tadinya zona hijau jadi nggak hijau, artinya sudah tidak ada kasus corona, malah ada kasus corona lagi," terang Arifin.

Dirinya pun berharap kalau memang pengemis tersebut adalah orang dari daerah, maka mereka bisa kembali ke daerah masing-masing.

"Saya harapkan mereka ya, kalau memang orang dari daerah ya kembali ke daerah ajalah kalau masih ada kesempatan waktunya," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya