Berita

Ketum Partai Demokrat, AHY saat bagikan sembako dari Majelsi Taklim Ani Yudhoyono/Repro

Politik

Hari Pertama Ramadhan, Majelis Taklim Ani Yudhoyono Bagikan Seribu Paket Sembako Ke Masyarakat

JUMAT, 24 APRIL 2020 | 15:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Di hari pertama bulan suci Ramadhan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melepas bakti sosial (Baksos) Yayasan majelis Taklim Ani Yudhoyono.

Di dampingi sang istri Annisa Pohan, AHY melepas 1000 paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan di 10 titik lokasi di sekitar Jakarta.

Agus Harimurti Yudhoyono pun menyambut baik dan berbahagia atas inisiatif bakti sosial yang dilakukan Majelis Taklim (MT) Ani Yudhoyono.


"Yang membuat keluarga kami terharu adalah karena MT Ani Yudhoyono selalu berbuat baik kepada sesama, seperti yang selalu dilakukan oleh almarhum ibu Ani Yudhoyono semasa hidupnya. Saya sangat mengapresiasi niat baik ini terutama saat keadaan Covid-19," jelas AHY yang dibagikannya melalui akun Facebook DPP Partai Demokrat, Jumat (24/4).

Dirinya berharap, bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Tak lupa putra mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu mengucapkan terimakasih dan berharap MT Ani Yudhoyono terus bisa berbagi kebaikan.

"Semoga segala niat baik seperti ini selalu mendapat ridho dari Allah SWT. Silakan paket paket sembako ini disalurkan dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan," ungkap AHY.

Sementara itu, Ketua panitia bakti sosial Nur Hafizah menjelaskan, paket sembako yang dibagikan terdiri dari beras 3 kg,  gula pasir 1 kg, minyak goreng 1 liter, mie telor, teh, dan masker kain.

"Dalam suasana sulit seperti sekarang ini, kami cukup kesulitan mendapatkan bantuan dalam jumlah banyak namun dengan perjuangan yang gigih dari seluruh pengurus juga bantuan dari Mas Ketum, Mbak Anisa dan Bang Nara kami bisa mewujudkan kami bisa mewujudkan bantuan ini," kata Nur Hafizah.

Nur juga menyampaikan salam hormat dari Ketua Umum MT Ani Yudhoyono, Indrawati Sukadis yang berhalangan hadir pagi tadi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya