Berita

Potongan video Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto saat membela Jokowi/Repro

Politik

Soal Pidato Prabowo, Pengamat: Biasa Saja, Lebih Kental Politis Sebagai Ketum Gerindra Ketimbang Menhan

KAMIS, 23 APRIL 2020 | 16:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pidato Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto yang menyita perhatian banyak kalangan, dinilai tidak ada yang istimewa. Sebab, sarat dengan kepentingan politik Partai Gerindra selaku partai pendukung pemerintah.

Terlebih, Prabowo tidak banyak menyinggung masalah Kementerian Pertahanan (Kemenhan) tapi justru sebagai seorang Ketua Umum parpol semata.

Begitu kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Kamis (23/4).


"Jadi, bisa saja Pidato ini lebih kental nuansa Prabowo sebagai Ketua Umum Gerindra dibanding sebagai Menhan," ujar Dedi Kurnia Syah.

Pengamat politik jebolan Universitas Telkom ini menilai, seharusnya Prabowo Subianto cukup membeberkan kinerjanya selaku Menhan dan bagian dari pemerintah. Jadi, tidak terkesan sibuk membela penguasa dengan kendaraan partai Gerindra.

"Sebagai Menhan Prabowo tidak perlu lakukan pembelaan pada Presiden, tetapi lebih pada aktifitas kerja yang memang mengarah pada kontribusi penanganan wabah dari sisi pertahanan," kata Dedi Kurnia Syah.

"Inilah hal yang perlu dikoreksi, bahwa masuk dalam jajaran eksekutif seharusnya tidak merangkap jabatan sebagai ketua umum Parpol, agar sekat profesionalisme itu terlihat jelas, tidak bias," imbuhnya menegaskan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya