Berita

Joko Widodo dan Prabowo Subianto/Net

Politik

Pujian Prabowo Kuncian Pertama Untuk Merangkai Panggung Politik

KAMIS, 23 APRIL 2020 | 15:20 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Langkah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memuji Presiden Jokowi tidak mengherankan. Termasuk, pernyataan Prabowo yang menyebut bahwa semua kebijakan Jokowi berdasarkan kepentingan rakyat.

Menurut analis politik dan kebijakan publik Universitas Islam Syech Yusuf Miftahul Adib, langkah Prabowo dengan memuji Jokowi adalah bagian dari tujuan Ketua Umum Partai Gerindra itu untuk merangkai kembali panggung politiknya pasca bergabung dengan pemerintah.

“Ini langkah kuncian pertama, untuk selanjutnya merangkai panggungnya kembali. Sejak bergabung ke koalisi, Prabowo hampir atau biasa saja dalam panggung politiknya. Hampir malah tak ada panggung,” kata Adib kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (23/4).


Di sisi lain, Adib menambahkan, walaupun saat ini masih sangat prematur berbicara Pilpres 2024, namun dengan pujian Prabowo kepada Jokowi itu setidaknya bisa diartikan Prabowo telah mencoba running, tujuannya untuk meyakinkan pendukung Jokowi.

“Ingat, pendukungnya yang dikenal loyal dan militan seperti PA 212, FPI sudah tak bersama Prabowo lagi. Kini berafiliasi kepada Anies Baswedan. Nah, ini membuat Prabowo harus segera menemukan ritme dukungan,” demikian Adib.

Prabowo Subianto dalam taklimatnya kepada seluruh kader Gerindra yang disampaikan melalui media sosial, Rabu (22/4) mengatakan, selama berada di lingkaran istana, dia mengaku telah melihat kinerja Presiden Joko Widodo dalam memimpin bangsa.

“Sekarang kita (Gerindra) bekerja sama dengan Presiden RI Bapak Joko Widodo. Selama saya menjadi anggota kabinet beliau, saya bersaksi beliau terus berjuang demi kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Tak hanya itu, Prabowo juga melihat komitmen Jokowi untuk membersihkan pemerintahan dari perilaku korupsi. Oleh karenanya, sebagai pimpinan tertinggi Gerindra, dia mengaku berterima kasih kepada seluruh pendukungnya yang sudah memberi kepercayaan untuk bergabung ke dalam pemerintahan 2019-2024.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya