Berita

Adamas Belva Syah Devara/Net

Politik

Tidak Cukup Mundur, Belva Devara Harus Pertanggungjawabkan Dugaan KKN Kartu Prakerja

RABU, 22 APRIL 2020 | 09:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pengunduran diri Adamas Belva Syah Devara dari jabatan Staf Khusus Presiden semakin memperkuat dan membuktikan adanya masalah pada program Kartu Prakerja.

Pendiri sekaligus Direktur Utama (CEO) Ruangguru itu menulis surat terbuka pengunduran diri per 21 April 2020.

Nama Belva Devara ramai disoroti publik karena Ruangguru dapat proyek bombastis Rp 5,6 triliun dari program Kartu Prakerja.


Pakar politik dan hukum dari Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam, mengatakan, mundurnya Belva sebagai dari Stafsus Presiden tidak begitu saja menyelesaikan masalah.

"Bagaimana dengan proses tender kartu Prakerja? Di situ kan diduga ada KKN, kolusi, maka untuk itu dia harus mempertanggungjawabkannya, karena saat itu dia masih menjabat stafsus," ucap Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (22/4).

Bahkan, lanjut Saiful, dengan mundurnya Belva dari Stafsus Presiden semakin memperkuat bahwa adanya masalah pada program Kartu Prakerja.

"Justru dengan dia mengundurkan diri semakin memperkuat dan membuktikan kalau sebenarnya ada masalah di situ, dia tidak cukup hanya dengan mengundurkan diri lalu membebaskan dari masalah Kartu Prakerja yang dinilai penuh dengan permainan," tutupnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya