Berita

Ilustrasu mudik/Net

Politik

Pemerintah Baru Sadar Setelah Ada Korban, Contohnya Kebijakan Larangan Mudik

RABU, 22 APRIL 2020 | 07:26 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemerintahan Presiden Joko Widodo dianggap plin-plan dalam mengambil kebijakan, serta akan merubah kebijakannya jika telah menimbulkan korban.

Demikian disampaikan oleh pakar politik dan hukum dari Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam menanggapi larangan mudik yang disampaikan oleh Presiden, Selasa kemarin (21/4).

"Pendapat saya bahwa pemerintah cenderung plin-plan dan selalu sadar di akhir apabila kebijakannya tersebut telah menimbulkan korban," ucap Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (22/4).


Selain itu, lanjut Saiful Anam, pemerintahan Jokowi selalu melakukan pembenahan setelah emenerima kritik tajam dari kalangan masyarakat melalui media publik.

"Ini kan semuanya berdasar tekanan dan aspirasi publik, mereka sadar setelah mendapat masukan publik, dan yang seperti itu berbahaya, karena mereka tidak mau berbenah kalau tidak mendapatkan tekanan publik, maka tentu rakyat yang akan menjadi korban," jelas Saiful.

Survei Kemenhub, 24 persen warga masih bersikeras untuk mudik lebaran di tengah pandemik Covid-19. 68 persen tidak akan mudik dan 7 persen warga sudah lebih dahulu mudik.

Diberitakan sebelumnya, dua keluarga beranggotakan enam orang di Kota Padang positif Covid-19 setelah kontak dengan anggota keluarga yang baru pulang dari Jakarta.

"Dua keluarga tersebut dua orang di Kecamatan Padang Barat dan empat orang di Kecamatan Kuranji, sampai sekarang total positif corona di Padang jadi 25 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani pada 12 April 2020.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya